Sunday, May 1, 2016

Gadis itu dan kebahagiaannya

Kebahagiaan bukan berarti senyum baginya
Kebahagiaan seperti balon udara yang terlepas dibawa angin
Sampai setinggi apa kebahagiaan itu bertahan?
Sampai saat itulah pula balon itu takkan meletus
Entah dibawa kemana bersama angin
Namun kebahagiaan bisa saja hilang dan tak kembali..

Alasan Melupakanmu


Aku mengingatmu, aku tak mengingatmu..
Aku mengingatmu, aku tak mengingatmu..
Aku melupakanmu, aku tak melupakanmu..
Aku melupakanmu, aku tak melupakanmu..
Jika setitik air jatuh dan menyebar menjadi lima, itu berarti aku tak melupakanmu. Meskipun itu sedikit memalukan, aku akan mengakuinya ketika hujan turun.
Ketika aku melihatnya, ia selalu melihatku dan tersenyum. Langit berputar dalam lingkaran. Aku pasti sudah gila. Karena meskipun sudah sangat lama, aku masih memikirkanmu.
Aku berharap hari ini hujan. Aku selalu memikirkanmu.
Angin berhembus, aku  teringat padamu. Karena angin membuat mataku berair, aku mengingatmu.
Jalanan yang basah karena hujan, aku teringat padamu. Melewati jalanan menuju rumahku, rumahmu, aku teringat padamu.
Mendengar suara gitar, aku teringat padamu.
Berteduh karena hujan, aku teringat padamu.
Senja datang, aku teringat padamu.
Satu mangkuk mie ayam, aku teringat padamu.
Lagu Bondan-Not With Me, aku teringat padamu.
Ban motor yang bocor, aku teringat padamu.
Duduk di bawah pohon yang rindang, aku teringat padamu.
Lagu-lagu Slank, aku teringat padamu.
Spongebob-patrick, aku teringat padamu.



Sunday, January 17, 2016

Blusukan di Magelang ( Explore Magelang) Savana Ilalang, Watu Tumpang, Kesejukan Nglambir

Halo, Sawade Ka, Anyong, Moshi moshi, :D
hihi
ada yang pengen nyari savana ilalang yang menyejukkan? atau hutan Pinus? dan Tempatnya sangat dekat dengan kita. Magelang. yosh. Tempat ini terletak di Magelang, lebih tepatnya berada di dusun Pujan Desa Bawang Kecamatan Tempuran Kabupaten Magelang.
Mungkin belum banyak yang mendengar tentang tempat ini, tapi dijamin kalian bakal penasaran dan segera ingin ke sana setelah melihat beberapa foto pemandangan alam di sana. hmmm... subhanallah, kata yang berkali-kali kuucapkan ketika sampai di tempat itu, begitu hijau dan memukau mata, dengan pemandangan ilalang yang luas dan ditemani pohon-pohon pinus di sekitarnya, tak kalah pula oleh pemandangan kota Bandongan dan Kaliangkrik yang terlihat jelas berada di bawah bukit, terlihat juga Gunung Sumbing yang berdiri dengan kokohnya (halah malah koyo moco puisi hahah)
intinya seperti ini lah pemandangan yang ada di sana..


 dan rute menuju savana ilalang ini dapat ditempuh dari arah Kaliangkrik maupun Bandongan, bagi kalian yang belum begitu paham (seperti saya) mungkin perlu nyasar dulu, tapi tenang warga di sana baik-baikk kok jadi siap menjawab semua pertanyaan dengan senyumnya hehe. nah rute yang saya ambil hari ini adalah Borobudur-Tempuran-Pasar Mbabrik-kemudian lurus terus menuju Tempuran, nah ikuti jalan menuju Desa Bawang, lurus saja terus sampai ketemu pertigaan ambil kiri lurus saja terus sampai menemukan hutan pinus, masih tetap ikuti jalan itu sampai bertemu dengan perbatasan Tempuran dan Kaliangkrik lebih tepatnya perbatasan desa Kemutuk dan Ketangi. sampailah pada tempat yang saya harapkan (meskipun harus nyasar dulu di beberapa spot yang keren), dari sini kita perlu berjalan kaki sekitar 5 menit sampai di padang ilalang, yokatta subhanallah sampai juga.





Setelah puas menikmati panorama alam berupa ilalang, terbesit keinginan mencari tempat wisata lain di sekitar sana, dan ternyata memang ada tempat blusukan lain yang letaknya sangat dekat dengan savvana ilalang tersebut, WATU TUMPANG. kurang lebih 10 menit dari atas bukit ilalang, rutenya hanya ikuti jalan besar menuju desa Ketangi Kaliangkrik nanti sampai pinggir jalan yang agak (tidak besar) dan berupa pertigaan ambil kanan, nah lalu maju sedikit akan ada tempat parkir kecil di kiri jalan, silahkan tinggalkan motor di sana, kemudian jalan kaki lagi menuju watu Tumpang. hmmphh.. (cukuplah untuk program diett kedua teman saya :D haha ). sekitar 10 menit kita sampai di puncak Watu Tumpang (beberapa kali istirahat karena perut sudah mulai tidak bersahabat). beginilah pemandangan dari puncak Watu Tumpang..


Begitu kita puas dengan teriak beberapa kali di puncak Watu Tumpang, langsunglah kita bergegas turun dengan hati-hati, karena ternyata turunnya lebih sulit daripada naiknya cuy.. setelah sampai motor, cepat-cepat kita bergegas mencari amunisi alias isi perut yang sudah daritadi keroncongan haha, bakso lagi :)
dari tempat ini kita masih berembug mau kemana lagi, dan ternyata memutuskan untuk pulang sekaligus melewati jalan yang "katanya" bagus dan memiliki spot buat foto yang keren (ah sebenarnya aku kurang setuju dengan ini haha), tepatnya di desa Kembang Lampir Bandongan, sepertii inilah spot yang 'katanya' bagus..




NB : semua tempat tidak ada tiket masuk maupun parkir, sehingga harap memastikan kendaraan aman dan barang-barang jangan ditinggal di kendaraan.
selamat mblusuk :D

Monday, December 14, 2015

Laguna Pantai Glagah Indah Kulon Progo Jogjakarta (Di balik kokohnya Pantai pemecah ombak Glagah Indah )

Pantai Glagah?? atau Glagah Indah?? pasti sudah tahu. tapi ini Laguna Pantai Glagah Indah yang terletak agak 'ndelik' dari sisi pantai tersebut. begini pemandangan di sana
Rute untuk menuju Laguna ini cukup mudah, namun juga harus teliti hehe..
dari TPR masuk pantai glagah jangan langsung parkir di parkiran pertama,jalan terus sampai parkiran ke.... ke berapa ya saya lupa, tapi intinya parkiran yang kalo gak salah ke empat, nahh disana sudah terlihat hanya ada beberapa pengunjung yang tengah asyik makan-makan dibawah pohon cemara dan juga berada di tepi air atau danau. sampailahh, dan silahkan berkeliling ditemani hijaunya rumput dan birunya air laguna.



 
Harga Tiket Masuk (HTM) : 3rb/ orang untuk pantainya. parkir motor 2rb/ motor

Candi di atas Bukit ( Candi Selogriyo ) Windusari Magelang Jawa Tengah



Candi Selogriyo

Sebuah peninggalan dari jaman dahulu yang sebenarnya saya sendiri tidak tahu ini peninggalan dari masa Hindu atau Budha. Tapi terlepas dari itu Candi ini memiliki tingkat keunikan yang lebih dibandingkan dengan candi-candi yang berada di Jawa Tengah lainnya.
Pertama, candi ini terletak di atas bukit sehingga selain kita dapat menikmati candi, kita pun bisa menikmati pemandangan alamnya yang sejuk dan jauh dari hiruk pikuk (LOL) keramaian kota :D.

Kedua, perjalanan mencapai tempat ini sangat memerlukan perjuangan dan kehati-hatian sehingga ketika kita sampai di tempat ini kita akan merasa lega dan puas dapat melewati setiap rintangan yang ada. Dari jalannya yang menanjak dan berkelok-kelok, belum lagi dari Desa menuju candi yang hanya ada jalan setapak meskipun dapat dilewati kendaraan roda dua. Namun ketika kita berpapasan dengan pengendara lain, jantung kita terasa mau copot. Pelan pelan dan pelannnn….. tak hanya sampai disitu perjuangan kita akan diuji lagi dengan menaiki tangga-tangga menuju candi yang ternyata cukup menguras tenaga, hehe cukuplah untuk program diet salah satu teman saya :D :D haha

Ketiga, ketiga apa ya??? Mungkin keunikan bagi saya adalah candinya diberi tali. Hahaha konyol tapi menurutku ini satu-satunya candi yang pernah saya lihat yang diberi lilitan tali entah dengan tujuan agar candi itu tak roboh atau mungkin sebagai penghalang agar pengunjung tak dapat masuk kedalamnya. Hihi

Begitulah secuil keunikan Candi Selogriyo ini.
Nah rute menuju candi Selogriyo adalah sebagai berikut:
ambil arah Magelang, ikuti petunjuk menuju Bandongan, sampai akhirnya kalian menemukan pasar  Bandongan. Nah dari situ ambil arah menuju kecamatan Windusari. Ikuti jalan itu terus sampai akhirnya di sebelah kiri aka nada papan petunjuk menuju Candi Selogriyo. Dari situ jalanlah pelan-pelan karena banyak warga dan anak-anak yang lalu lalang jalannya pun cukup sempit, masih saja terus sampai akhirnya menemukan TPR masuk Candi Selogriyo. Dari sana masih sekitar 10 menit karena jalanan sangat sempit dan hanya bisa dilewati satu motor saja. Sampai….


Kalau masih bingung bisa Tanya ke warga dengan alamat lengkap : Dusun Campurejo, Desa Kembangkuning, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang..

HTM atau harga tiket masuk candi ini sebesar3rb/ orang. parkir 2rb/  motor.

Wednesday, November 25, 2015

Dolan Ndeso Rumah Apung Boro Kalibawang Kulon Progo Yogyakarta

Halo cuy..
ada yang pengen outbound??
atau sekedar melepas penat dengan pemandangan ala ndeso???
ini dia tempatnya, Dolan Ndeso yang terletak di Boro Kalibawang Kulon Progo. kalau orang-orang sini biasa menyebutnya rumah apung. kenapa disebut begitu??? karena ada rumah apung di dalamnya... hehe







Tempat ini memang biasa digunakan untuk outbound. Tapi di sini juga tidak melarang adanya pengunjung yang hanya sekedar ingin melihat-lihat atau berfoto ria di sekitaran rumah apung. Atau bisa jadi bagi pengunjung yang ingin mencoba arena outbound yang disediakan.
Baiklah langsung saja saya beri rute menuju tempat ini barangkali kalian ada yang berminat.
Dari arah Muntilan/Magelang/Borobudur : ambillah arah menuju Kulon Progo yang melewati jalur Kalibawang. Nah dari Kalibawang lurus saja terus sampai bertemu dengan pertigaan yang cukup besar dengan arah kanan menuju Dolan Deso atau Boro atau RSUD Boro. Ambil arah tersebut lalu ikuti jalanan yang dikelilingi sawah-sawah di kiri kanannya, lurus saja terus sampai bertemu pertigaan ambil kiri dan kemudian ada jembatan kecil ambil kanan. Nahh sampaiiii…
Dari arah Yogya/Godean/Wates : Ambil arah menuju Kalibawang (termasuk jalur alternative menuju Magelang), lurus saja terus sampai bertemu dengan perempatan Dekso yang ada Lampu lalu lintas (ingat ada lampu lalu lintas), masih lurus menuju arah Kalibawang, nah pertigaan pertama setelah Perempatan Dekso ambil arah Kiri, dari sana ikuti jalur tersebut yang dikelilingi sawah-sawah di kiri kanannya, lurus saja terus sampai bertemu pertigaan ambil kiri dan kemudian ada jembatan kecil ambil kanan. Nahh sampaiiii…
HTM:
Masuk : survey atau reservasi => Gratis
Masuk : Wisata => 5rb per orang
Parkir => Gratis
Wahana/arena outbound => Rata2 10-15rb per orang