Monday, April 10, 2017

Watu Tekek Samigaluh Kulon Progo : Amazing View in Watu Tekek Samigaluh Kulon Progo Jogjakarta

Assalamu'alaikum..
halo bertemu lagi dengan saya perempuan hina yang sedang mencari pemilik hati (yahhhhh TT) hahaha
Setelah sekian lama blog ini tertidur akhirnya terbangun juga dan mulai kubuka lembar demi lembar foto kusamku.hahaha
kali ini saya akan membagikan tentang Rute Menuju Watu Tekek Samigaluh Kulon Progo Jogjakarta.
adakah yang belum tau tempat apa ini? woowwww anda perlu serch di ig ( @rubiyatunsiti ) atau bisa juga dengan #watutekeksamigaluh langsung akan kalian jumpai view yang sangat menawan  di sana.
Watu Tekek merupakan tempat wisata alam agar kita merasa lebih dekat dengan alam, hahaha yaiyalah
tanpa ba bi bu mari kita simak rute yang kebetulan saya ambil hari ini,
Rute yang saya ambil dari arah Borobudur ambillah arah Suroloyo (melewati Waduk Mini/ embung Banjaroya), nah dari sana naik terus menuju arah Suroloyo, stelah bertemu perempatan (kanan arah desa, kiri arah Sendang Sono, Lurus arah Suroloyo) silahkan ambil saja arah suroloyo, ikuti terus jalan itu meski naik turun belak belok, dari perempatan sekitar 2 km akan ada jalan kecil ke arah kiri bertuliskan Watu Tekek ambil jalan itu sampai jalanan masuk dalam desa, setelah 500 meter sampailah di parkiran.
nahh untuk wisata yang sangat menawan ini kalian akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp. 4.000/orang dan parkir sepeda motor Rp. 2.000/motor.
pemandangan yang disuguhkan sungguh AMAZING... berikut penampakannya
Pesona Watu Tekek Kulon progo

Wow watu tekek samigaluh keren

Pemandangan hijau watu tekek yang mengagumkan

Meski dompet pas-pas an tetep bisa sampai Watu tekek

Sejuk dan segarnya Watu tekek Samigaluh


Benar benar bahagia di Watu tekek




Terpesona dan menikmati Watu tekek Samigaluh kulon progo








Bunga-bunga dengan view cantik di watu tekek samigaluh

Main ayunan di watu tekek samigaluh kulon progo



 Nahhh dalam perjalanan pulang mampir sebentar di rest area Waduk Mini atau yang ebih dikenal dengan Embung Banjaroya Kalibawang..

Rest area waduk mini banjaroya kalibawang

Sayang mendung






Bagi motor yang kurang prima harap service terlebih dahulu krna jalan menanjak..
Wassalamu,alaikum wr.wb
salam perempuan hina penuh dosa hhe

Saturday, January 7, 2017

Mengagumkan !! Wisata Alam Grenden Pakis Magelang Jawa Tengah

Grenden, Pakis, Magelang, Jawa Tengah
Subhanallah...
Tempat ini benar-benar luar biasa memanjakan mata. Pesona yang diberikan ditempat ini antara lain : tebing Batu Rembesan, Hutan Pinus, rumah kurcaci, Spot Selfie di ketinggian, View 1600 mdpl, Flying fox, mandi kabut, kicau burung, dan jug panggung hiburan di hari-hari tertentu.
jalan masuk

view luar biasa di belakang hehe

rumah Kurcaci

Tebing Batu Rembesan

Persiapan Flying Fox

View 1600 mdpl
Flying Fox 130 meter

Rumah Kurcaci

Cieeeeee ketawa bahagia haha

Rute Menuju Wisata Alam Grenden Pakis ini dapat ditempuh melalui Ketep Pass Magelangg atau pun Tegalrejo Magelang, bahkan dari Candimulyo pun bisa.
Rute Dari Ketep Pass ikuti saja jaan menuju Ketep Pass lurus terus menuju arah Kraglan Top Selfie atau Salatiga, nah s100 meter sebelum Kragilan akan ada spanduk besar bertuliskan Wisata Alam Grenden, ikuti saja jalan itu terus, dijamin sampai hehe
Rute dari Magelang Kota ikuti arah Tegalrejo dari sana naik menuju Pakis, ikuti petunjuk arah menuju Ketep, nah setelah jalan berliku naik turun dan melewati Top Selfie Kragilan sekitar 100 meter setelahnya akan menemukan spanduk besar Wisata Alam Grenden. Gampang (semoga paham hhahahahha)
Tips jika kalian ingin kesana pastukan kendaraan dalam kondisi prima dikarenakn jalan menuju kesana cukup ekstrim dan perlu skill yang cukup tinggi (tenang saya cewek sendiri juga bisa kok hehe).
HTM : 12rb (tahun baru, jika hari biasa katanya skitar 5rb an saja)
tiket sudah termasuk parkir yaaa..
oh ya disediakan uji nyali di sini (weehhh) Flying fox maksud saya haha, untuk tiket menguji adrenalin kita sebesar 20rb dengan jarak tempuh 130meter. Lumayan kan. monggo dicoba
Lebih detail : https://www.youtube.com/watch?v=AIv0IUZSg20

Hal paling Menyedihkan di Dunia ini


Apakah kau juga tahu bahwa kenangan bersamamu masih saja muncul tiba-tiba?
Tak ada satupun perasaan yang mampu ia sembunyikan ketika mengingatmu.
Namun ia sadar bahwa hal itu keliru. Bukankah sebetulnya hal itu bukanlah hal yang keliru?
Perasaan itu masih tetap ada. meski berkali-kali ia melupakannya, bekali-kali pula perasaan itu tumbuh.
Apakah kau tak pernah merasakan hal yang sama? sementara dulu, seringkali tanpa disengaja sama-sama ingin menelepon, sama-sama ingin mengucap rindu yang sama.
Mungkin mudah bagi lelaki untuk melupakan bukan?
Para lelaki tak pernah tahu bahwa para perempuan seringkali begitu sulit terlepas dari sebuah kenangan. lalu, pasti hatimu sudah mati pada janji-janji yang kau buat dulu.
Sungguh, hal yang paling menyedihkan di dunia ini adalahh perempuan yang hatinya sedang patah.
Walau sebenarnya selalu ada cinta yang lebih baik setelah patah hatinya itu.
Beberapa orang tak akan percaya bahwa kenyataan terlalu sakit baginya.
Pernahkah kau berpikir tentang perasaan hujan yang kau biarkan sendirian di halaman?
Begitu banyak hal yang ingin kuceritakan padamu tentangnya.
Perihal betapa sakitnya masa lalu yang masih singgah di dadanya
Nanti aku akan menceritakan perihal itu padamu, nanti pasti akan kuceritakan. Kali ini aku hanya ingin membiarkan perempuan itu menikmatinya.
Yah.. mungkin jalan kalian memang tak sama, jalan perempuan itu dan jalanmu. Meski diam-diam ia masih saja menatapmu dengan perasaan tak biasa.
Kamu dan dia. seperti hujan dan teduh. Pernah mendengar kisah mereka yang sangat populer itu bukan? Hujan dan teduh ditakdirkan bertemu tetapi tidak bersama dalam perjalanan. Seperti menebak langit yang masih abu-abu.
Mungkin, jalan kalian tak bersimpangan..

My Trip My Adventure ala REGRESIF yang hemat dan menyehatkan (Kedung Pedut, Hutan Magrove, pantai Pasir Medit, Kulon Progo, Yogyakarta)

Assalamu'alaikum..
mumpung masih anget langsung ingin aku share tentang perjalanan kami yang sebenarnya sedikit bisa dikatakan mendadak ini yaaa..
Berawal dari acara pada malam Selasa bakar-bakar-an sate kambing di depan rumah, kami dengan spontan mengusulkan "dolan-dolan" bareng esuk harinya. Yahhh..langsung setuju dan cuss kita putuskan jam 10 merapat.  ehhhh masih molor juga ternyata smpai jam 11 (kenapa?karena bingung kurang satu tebengan mtor, haha. dan barulah terpecahkan dengan aturan : Aku dengan adik tercinta si Kotib, unyil dengan Cholik, Dayah dengan Santo, Gogon dengan Tri, Anwari dengan Roni siap Nyetrum :D , Mba Sri dengan si Alex. kita baru otewe. Otewe kemana? masih bingung sambil jalan kita bahas mau kemana, Air Terjun Kedung Pedut atau Hutan Mangrove. Nah.. daripada bingung  dan sikut sana sikut sini, akhirnya kita putuskan untuk dua tempat sekaligus. Air Terjun Kedung Pedut baru ke Hutan Mangrove.. ini kisah kamii...
Air terjun Kedung Pedut
dari Borobudur kami ambil arah menuju Kulon Progo seperti biasa (pada post sebelumnya). Dari rumah sampai perempatan nanggulan perjalanan masih belum ada kendala, namunn.....beberapa menit kemudian....

Noooh jalannya nanjaaakkkk bangettt, kita kehilangan dua pengendara hahaha si Roni dan Anwari..
baiklah kita putuskan berhenti dan ada yang mengalah untuk jalan kaki agar si Roni kuat tanpa harus memboncengkan, dan yang jalan kaki siapa?? akuuuuu dan Dayah.... hahahaha
tetep cengengesan walau capekkkkkkk.... :(
Perjalanan masih kita lanjutkan dengann trik kerennn dariku, yaitu : aku, dayah dan gogon pake satu motor, si Anwary yang tadinya bonceng Roni karena gak kuat jadi bonceng laennya, Si Tri yang tadinya bonceng Gogon jadi bonceng Kotib (adikku yang harusnya boncengin akuuuuuu T.T), ah jadi kacau dan tak beraturan, but its okay karena yang penting kebersamaannya, setelah sekitar 30 menit kita sampai di Kedung Pedut dansi Roni ngomel-ngomel gak karuan, semua terpecahkan dengan adanya diskon dari petugas tiket hahahahaha hepi semuaaa....
ini dia Air Terjun Kedung Pedut yang digadang-gadang sebagai Water Canyon.nya Girimulyo..
perjalanannya hosh hosh semangaattt




















Nahhh setelah puas berkeliling dan menikmati Kedung Pedut, kami lanjutkan perjalanan ke Hutan Magrove yang terletak di perbatasan Kulon Progo dan Purworejo. jalan yang kami lewati tentunya bukan jalan yang tadi ketika berangkat (iyalahhhhhh...)..